Miris…Dibangun di Atas Lumpur dan Sampah
Jalan Beton Desa Kemiri Diduga di Kerjakan Asal-asalan
Miris…Dibangun di Atas Lumpur dan Sampah, Jalan Beton Desa Kemiri Diduga di Kerjakan Asal-asalan
SIGAPNEWS.CO.ID | BOJONEGORO —
Video amatir berdurasi hampir dua menit yang viral di media sosial mengusik nurani publik Kota Ledree.
Pasalnya Rekaman itu memperlihatkan proyek jalan rigid beton di Desa Kemiri,
Kecamatan Malo, diduga dikerjakan di atas tanah berlumpur bercampur sampah plastik, bersumber dari BKKD 2025.
Dalam video tampak pengecoran dilakukan tanpa pemadatan lahan memadai. Tanah dasar basah, sampah tertimbun di fondasi, serta pemasangan besi diduga tak sesuai standar—besi strous tanpa begel dan wiremesh tanpa ikatan. Sabtu(17/1/2026)
Praktik ini berisiko tinggi memicu retak, patah, hingga amblas meski usia jalan masih muda.
Temuan ini memunculkan pertanyaan serius: kelalaian atau penghematan biaya yang mengorbankan mutu? Jika benar, proyek berpotensi merugikan keuangan negara.
Publik juga menyoroti lemahnya RKS dan DED: dugaan tanpa uji tanah, mutu beton tak jelas (K-berapa), serta metode kerja kabur—membuka ruang manipulasi mutu dan volume.
Sementara itu, Pemerintah Desa Kemiri bungkam. Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi. Sikap diam ini memperkuat sorotan pada lemahnya pengawasan, termasuk peran TPK.
Masyarakat mendesak Inspektorat Daerah dan Dinas PU Bina Marga turun langsung melakukan audit teknis. Jika terbukti melanggar spesifikasi, warga menuntut pembongkaran dan sanksi tegas.
Viralnya video ini menjadi alarm keras: bila jalan beton benar dibangun di atas lumpur dan sampah, yang runtuh bukan hanya umur jalan—melainkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan uang negara.
Penulis: Redaksi.
Editor :sitirahayu
Source : sigapnews.co.id