Kontraktor Tantang Bukti
Warga Mojorejo Siap Bongkar Fakta
Kontraktor Tantang Bukti, Warga Mojorejo Siap Bongkar Fakta: “Datang Saja, Bukti Ada!”
SIGAPNEWS.CO.ID |™BOJONEGORO – Polemik proyek pelebaran Jembatan Mojorejo–Tapelan, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, kian memanas. Pasca mencuatnya pemberitaan di sejumlah media online terkait dugaan kualitas pekerjaan yang amburadul, respons kontraktor pelaksana justru memantik kemarahan warga.
Alih-alih memberikan klarifikasi substansial, pihak kontraktor disebut-sebut malah menantang dengan meminta bukti video saat pemberitaan salah satu media dibagikan kepada mereka. Sikap tersebut dinilai publik sebagai bentuk penghindaran tanggung jawab dan pelecehan terhadap keluhan masyarakat.
Tantangan itu tidak dibiarkan menggantung. Warga Desa Mojorejo justru menyambutnya dengan sikap tegas dan terbuka.
“Kalau kontraktor minta bukti, suruh datang ke Desa Mojorejo. Kami bersama warga lain siap memberikan bukti ,” ujar salah satu warga dengan nada geram.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa keluhan masyarakat bukan isapan jempol atau sekadar opini tanpa dasar. Warga mengaku memiliki dokumentasi visual terkait kondisi pekerjaan di lapangan, termasuk dugaan penambalan aspal yang dilakukan secara tidak profesional.
Sikap kontraktor yang terkesan defensif dan menantang justru memperkuat kecurigaan publik bahwa ada persoalan serius dalam pelaksanaan proyek. Warga menilai, jika pekerjaan dilakukan sesuai spesifikasi dan standar teknis, tidak seharusnya kontraktor bersikap reaktif apalagi meminta bukti dengan nada menantang.
“Harusnya dijelaskan secara teknis, bukan malah minta-minta bukti ke media,” kata warga lainnya.
Masyarakat Mojorejo menegaskan tidak anti pembangunan. Namun mereka menolak keras jika proyek yang menggunakan uang negara dikerjakan asal jadi, lalu ketika dikritik justru berujung adu argumen dengan warga dan awak media.
Warga juga mendesak dinas terkait dan pihak pengawas proyek untuk turun langsung ke lapangan, memeriksa kondisi riil pekerjaan, serta membuka ruang transparansi agar polemik ini tidak terus berlarut.
Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berupaya menghubungi pihak kontraktor pelaksana maupun instansi terkait untuk memperoleh keterangan resmi sebagai bentuk pemberitaan yang berimbang.
Namun satu hal sudah jelas: warga Mojorejo menyatakan siap membuka fakta di lapangan. Jika bukti diminta, mereka menantang balik—bukan dengan kata-kata, melainkan dengan rekaman nyata kondisi proyek.(Red)
Editor :sitirahayu
Source : sigapnews.co.id