Membahayakan Para Pengguna Jalan Yang Lewat
Aspal Penyambung Jalan Rigid Beton Di Desa Padang Trucuk Baru Seumur Jagung Sudah Hancur
Membahayakan Para Pengguna Jalan Yang Lewat, Aspal Penyambung Jalan Rigid Beton Di Desa Padang Trucuk Baru Seumur Jagung Sudah Hancur
SIGAPNEWS.CO.ID | BOJONEGORO - Sebuah proyek bangunan peningkatan jalan rigid beton di ruas jalan Desa Pertigaan Desa Pagerwesi Arah Desa Padang Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro dikeluhkan warga.
Bukan tanpa sebab, diketahui jalan yang baru selesai dikerjakan aspal penyambung Rigid Beton nampak sudah ambles dan Hancur.
Tak hanya mengurangi nilai estetika pekerjaan, kondisi tersebut juga sangat berpotensi membahayakan para pengguna jalan yang lewat.
Kondisi ini makin di perparah dengan Kondisi Hujan Dan Seringnya Di Lewati Truk Pengangkut Galian C Untuk Pengurukan Pembangunan KDMP Di Desa Padang.
Seperti ungkapan salah satu Petani Warga desa Setempat Saat melintas, ia mengatakan " Lha Yo Mas ngunukuwi Ngaspal Piye, Lagek Pirang dino Kok wes Njebrot Aspale, ( Lha Iya Mas Seperti itu Aspalnya, baru berapa hari kok sudah Mengelupas dan Ambles, Red), ujar Salah Satu Petani Yang Melintas Jalan Itu.
Di sisi lain, masyarakat juga mulai berasumsi dan mempertanyakan tentang mutu serta kualitas pekerjaan, sebab bangunan jalan rigid tersebut masih terbilang baru dan belum genap satu tahun, sambungan Aspalnya Sudah Ambles.
Berdasarkan papan informasi yang ada di sebelah Selatan Pertigaan Pagerwesi bangunan Rigid itu dikerjakan oleh CV Kertas Sejati beralamat di jalan Wonosari, Dusun Sendangkijing, Desa Sambeng, RT 010 RW 003, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro dengan nilai kontrak senilai Rp7.350.251.000.(Red)
Editor :sitirahayu
Source : sigapnews.co.id