Hadiri Jagong Gayeng di Purwosari
Bupati Bojonegoro Tekankan Pemberdayaan Kelembagaan untuk Pembangunan Desa
Hadiri Jagong Gayeng di Purwosari, Bupati Bojonegoro Tekankan Pemberdayaan Kelembagaan untuk Pembangunan Desa
SIGAPNEWS.CO.ID | BOJONEGORO -- Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus memperkuat sinergi dengan pemerintahan desa guna mewujudkan pembangunan yang tepat sasaran. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Jagong Gayeng Kelembagaan Desa di Kecamatan Purwosari, Kamis (11/06/2026).
Turut hadir Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, anggota DPRD Bojonegoro Komisi C, Forkopimcam Purwosari, Staf Ahli Bupati, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), kepala desa, ketua BPD, RT/RW, Gapoktan, serta berbagai unsur kelembagaan desa.
Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Kecamatan Purwosari tersebut menjadi forum dialog sekaligus penguatan pemahaman terkait tata kelola pemerintahan dan kelembagaan desa pasca terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2026.
Camat Purwosari Ike Widyaningrum dalam laporannya menyampaikan bahwa Kecamatan Purwosari memiliki potensi besar di sektor pertanian. produktivitas padi rata-rata 5,6 ton per hektare yang masih didukung sumber air utama dari Kali Gandong.
Selain sektor pertanian, Pemkab Bojonegoro juga terus mendorong peningkatan infrastruktur melalui peningkatan status sejumlah jalan poros desa menjadi jalan kabupaten. Langkah tersebut diharapkan mampu membuka akses ekonomi baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Kami berharap peningkatan jalan poros desa menjadi jalan kabupaten dapat mempercepat mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Purwosari," ujar Ike.
Sementara itu, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menegaskan bahwa pembangunan yang tepat sasaran harus diawali dengan data yang valid dan akurat. Menurutnya, data menjadi dasar pemerintah dalam menentukan kebijakan dan program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.
"Saya minta tolong kepada RT, RW, kepala desa, dan seluruh perangkat untuk mengawal data yang ada di lapangan. Data harus benar, baik data sosial, ekonomi, kesehatan maupun potensi desa. Dengan data yang akurat, pemerintah bisa memberikan solusi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat," tegasnya.
Bupati juga mengingatkan pentingnya kolaborasi dan harmonisasi seluruh unsur pemerintahan desa, mulai dari kepala desa, perangkat desa, BPD, RT/RW hingga lembaga kemasyarakatan desa. "Semuanya bisa berjalan dengan baik apabila seluruh unsur di desa rukun dan saling berkolaborasi. Jangan sampai ada konflik yang justru membuat masyarakat menjadi pihak yang dirugikan," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak seluruh kelembagaan desa mendukung berbagai program pemerintah pusat, termasuk pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai upaya memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa.
Melalui forum Jagong Gayeng ini, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap terbangun kesamaan visi antara pemerintah kabupaten, kecamatan, dan desa dalam menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat.(Andy/YY)
Editor :sitirahayu
Source : sigapnews.co.id