Kerugian Warga Capai Rp27 Juta
Proyek U-Ditch di Trucuk Bojonegoro Makan Korban: Jalan Licin Picu Laka Lantas
Proyek U-Ditch di Trucuk Bojonegoro Makan Korban: Jalan Licin Picu Laka Lantas, Kerugian Warga Capai Rp27 Juta
SIGAPNEWS.CO.ID | BOJONEGORO – Dampak buruk proyek bongkar-pasang U-ditch di Desa Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, kembali memakan korban. Kondisi jalan yang licin dan dipenuhi tanah di atas aspal diduga menjadi penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas pada Kamis malam( 25/12/2025) sekitar pukul 22: 24 menit , tepat di ruas jalan desa yang tengah dilakukan pemasangan saluran drainase tersebut.
Menurut keterangan warga di lokasi, jalan aspal yang tertutup tanah proyek menjadi sangat licin dan membahayakan pengguna jalan. Dalam kondisi tersebut, sebuah mobil berwarna putih menabrak sebuah sedan yang sedang terparkir di depan rumah warga, hingga turut menyerempet sepeda motor dan merusak tiang kanopi rumah.
Selain faktor jalan licin akibat aktivitas proyek pemasangan U-ditch, warga juga menduga pengemudi mobil putih dalam kondisi tidak normal.
“Dugaan sementara, pengemudi seperti orang mabuk. Jalannya oleng sebelum menabrak,” ungkap salah satu warga yang menyaksikan kejadian tersebut.
Akibat insiden tersebut, pengemudi mobil putih yang diketahui merupakan warga Desa Singkil, Kecamatan Malo, harus menanggung kerugian material yang tidak sedikit. Rincian kerusakan meliputi:
1. Kerusakan mobil sedan: Rp24 juta
2. Kerusakan sepeda motor Scoopy: Rp1 juta
3. Kerusakan tiang kanopi rumah warga: Rp2
juta, total kerugian ditaksir mencapai Rp27 juta.
Warga menilai kecelakaan ini merupakan bukti nyata kelalaian dalam pengelolaan proyek U-ditch di Desa Trucuk. Mereka menyoroti tidak adanya pengamanan proyek yang memadai, seperti pembersihan jalan, rambu peringatan, maupun pengaturan lalu lintas saat pekerjaan berlangsung.
“Proyek ini sudah sering diprotes karena asal-asalan. Sekarang malah menimbulkan kecelakaan. Kalau tidak segera dievaluasi, bukan tidak mungkin akan ada korban jiwa,” tegas warga lainnya.
Insiden ini kembali memunculkan tuntutan masyarakat agar pihak kontraktor dan instansi terkait bertanggung jawab penuh atas dampak pekerjaan proyek di lapangan. Warga mendesak agar proyek tidak hanya dikejar target, namun juga memperhatikan keselamatan pengguna jalan dan lingkungan sekitar.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun dinas terkait terkait insiden kecelakaan tersebut dan langkah penanganan lanjutan.(Red)
Editor :sitirahayu
Source : sigapnews.co.id