Komitmen Transformasi Polri Menuju Institusi Yang Presisi
Polres Bojonegoro Paparkan Capaian Kinerja Tangani Ribuan Kasus dan Perkuat Pelayanan Publik 2025
Komitmen Transformasi Polri Menuju Institusi Yang Presisi, Polres Bojonegoro Paparkan Capaian Kinerja Tangani Ribuan Kasus dan Perkuat Pelayanan Publik 2025
SIGAPNEWS.CO.ID | BOJONEGORO -- Kepolisian Resor (Polres) Bojonegoro, Polda Jatim, merilis capaian kinerja sepanjang tahun 2025 yang mencerminkan penguatan pelayanan publik, pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta peningkatan kinerja penegakan hukum.
Hadir dalam agenda dihelat di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Gedung AP I Rawi, Polres Bojonegoro, Senin (29/12/2025), Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, unsur Forkopimda, para ketua organisasi kemasyarakatan, serta para awak media cetak, elektronik, dan siber. Rilis akhir tahun ini menjadi bagian dari komitmen transformasi Polri menuju institusi yang Presisi.
Kapolres Bojonegoro, AKBP Afrian Satya Permadi menjelaskan, selama 2025 layanan pengaduan (YANPOL) 110 menerima sebanyak 32.578 panggilan, dengan 58,7 persen panggilan masuk, 29,8 persen berhasil ditangani, dan 11,5 persen tergolong miss call atau prank.
Selain itu, melalui program Matur Pak Kapolres berbasis WhatsApp, Polres Bojonegoro menerima 738 pesan pengaduan dan informasi masyarakat, terdiri dari 67,9 persen informasi dan 32,1 persen pengaduan yang langsung ditindaklanjuti.
“Pelayanan cepat dan responsif menjadi prioritas kami. Pamapta kami tempatkan sebagai garda terdepan karena menjadi wajah Polri di mata masyarakat, bahkan yang lucu, sampai ada yang curhat putus cinta via layanan kami,” kata AKBP Afrian.
Di bidang penegakan hukum, Polres Bojonegoro mencatat 367 perkara kejahatan (crime total) sepanjang 2025 atau meningkat 15,77 persen dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 317 perkara.
Sementara itu, penyelesaian perkara (crime clearance) mencapai 458 perkara, meningkat 14,21 persen dari tahun sebelumnya.
Untuk kasus narkotika, jumlah perkara pada 2025 tercatat 70 kasus, naik 6 perkara atau 9,37 persen dibandingkan 2024. Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa 74,54 gram sabu dan 70.711 butir obat keras daftar G, dengan nilai ekonomis mencapai sekitar Rp465 juta.
Sebaliknya, penanganan judi online menunjukkan tren penurunan signifikan. Pada 2025, hanya tercatat 5 perkara, turun drastis dari 43 perkara pada 2024 atau menurun sekitar 88,37 persen.
Sementara itu, tindak pidana perdagangan orang (TPPO) pada 2025 nihil perkara, turun 100 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada kasus kejahatan terhadap perempuan dan anak (PPA), Polres Bojonegoro mencatat 15 perkara sepanjang 2025, menurun tajam dari 50 perkara pada 2024 atau turun sekitar 70 persen. Jenis kasus terbanyak masih didominasi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan persetubuhan, yang seluruhnya ditangani dengan mekanisme khusus dan pendampingan psikologis.
Di sektor lalu lintas, jumlah kecelakaan pada 2025 tercatat 1.096 kasus, meningkat 46,32 persen dibandingkan 2024. Namun, angka korban meninggal dunia justru menurun 5,64 persen, dari 195 korban pada 2024 menjadi 184 korban pada 2025. Selain itu, jumlah pelanggaran lalu lintas turun signifikan 45,85 persen, dari 12.034 pelanggaran pada 2024 menjadi 6.518 pelanggaran pada 2025.
Menutup tahun 2025, Polres Bojonegoro juga melaksanakan Operasi Lilin Semeru 2025 selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Operasi ini melibatkan 272 personel gabungan dari Polri, TNI, dan instansi terkait, dengan pendirian 2 Pos Pengamanan, 1 Pos Pelayanan, dan 2 Pos Pantau guna memastikan keamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
“Kami mohon doa, dukungan, dan pengawasan masyarakat Bojonegoro agar komitmen kami dalam melayani tetap terjaga. Polri harus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” pungkas.(Andy/YY)
Editor :sitirahayu
Source : sigapnews.co.id