14 SPPG di Bojonegoro Berhenti Beroperasi
Bupati Bojonegoro Layangkan Surat Resmi ke BGN
14 SPPG di Bojonegoro Berhenti Beroperasi, Bupati Bojonegoro Layangkan Surat Resmi ke BGN
SIGAPNEWS.CO.ID | BOJONEGORO -- Sekitar 14 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bojonegoro yang menyalurkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi pelajar dan ibu hamil berhenti beroperasi sementara.
Penghentian kegiatan tersebut telah dilaporkan kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro sejak awal Desember 2025. Kondisi ini dipicu oleh dugaan belum dicairkannya dana Bantuan Pemerintah (Banper) dari Badan Gizi Nasional (BGN).
Menanggapi situasi tersebut, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono mengambil langkah dengan mengirimkan surat resmi kepada BGN. “Kita telah mengirimkan surat ke BGN, bahwa sejumlah SPPG di Kabupaten Bojonegoro kini tidak beroperasi,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala SPPG Bojonegoro Klangon, Friska Oktaviani Yashinta, menjelaskan bahwa meski SPPG sempat berhenti beroperasi pada 1 Desember lalu, namun kini sudah kembali berjalan. “Sudah dibuka minggu lalu,” terangnya saat dikonfirmasi.
Sebelumnya, langkah penghentian sementara dilakukan untuk menjaga kualitas dan keberlangsungan layanan MBG agar tetap sesuai dengan standar yang ditetapkan. “Keputusan ini diambil untuk menjaga keberlangsungan serta kualitas layanan Program MBG agar tetap sesuai dengan standar yang telah ditetapkan,” terangnya.
Sebelumnya, langkah penghentian sementara dilakukan untuk menjaga kualitas dan keberlangsungan layanan MBG agar tetap sesuai dengan standar yang ditetapkan. “Keputusan ini diambil untuk menjaga keberlangsungan serta kualitas layanan Program MBG agar tetap sesuai dengan standar yang telah ditetapkan,” terangnya.
Berdasarkan data yang dihimpun, hingga saat ini masih terdapat 14 SPPG di Kabupaten Bojonegoro yang menghentikan operasionalnya. SPPG tersebut tersebar di sejumlah kecamatan, antara lain Purwosari, Kedungadem, Baureno, Dander, Kepohbaru, Kasiman, Sumberrejo, Kapas, Ngasem, Ngambon, serta wilayah perkotaan Bojonegoro.(Red)
Editor :sitirahayu
Source : sigapnews.co.id