Diikuti Perwakilan dari 24 Kecamatan
Pemkab Bojonegoro Tumbuhkan Jiwa Wirausahawan Muda Lewat Bootcamp UMKM
Pemkab Bojonegoro Tumbuhkan Jiwa Wirausahawan Muda Lewat Bootcamp UMKM, Diikuti Perwakilan dari 24 Kecamatan
SIGAPNEWS.CO.ID | BOJONEGORO -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro terus berkomitmen mendorong lahirnya wirausahawan muda yang tangguh, inovatif, dan adaptif. Hal tersebut ditegaskan oleh Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, saat membuka sekaligus memberikan pengarahan dalam Bootcamp UMKM/Pemuda yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dinpora) Kabupaten Bojonegoro di Pendopo Malowopati, Rabu (26/08/2026).
Dalam arahannya di hadapan ratusan pemuda peserta pelatihan, Wabup Nurul Azizah menekankan pentingnya memiliki mentalitas 'petarung' dalam menghadapi kerasnya persaingan dunia usaha. Generasi muda tidak boleh cepat berpuas diri atau terjebak dalam zona nyaman.
"Dunia ke depan penuh dengan tantangan. Ada dua pilihan jalur hidup, tetap berada di zona nyaman tanpa berani mengambil risiko, atau menjadi seorang petarung. Jiwa petarung mungkin jatuh berulang kali, tetapi ia akan selalu bangkit dan tidak pernah menyerah pada keadaan," ujarnya membakar semangat para peserta.
Sektor UMKM yang digeluti pemuda Bojonegoro saat ini sangat beragam dan potensial. Berdasarkan data penyelenggara, peserta yang hadir memiliki latar belakang usaha di enam fokus utama, yakni olahan pangan dan hasil pertanian, budidaya jamur tiram, pertanian modern, affiliator digital, jasa Master of Ceremony (MC), hingga kerajinan tangan.
Nurul Azizah juga berpesan agar para pemuda Bojonegoro memegang teguh prinsip keberanian dan ikhtiar yang dalam kata-kata jawa terwakili dengan yen ora obah, ora mamah. "Kesempatan emas seperti ini tidak datang dua kali. Manfaatkan ilmu dan jaringan yang didapat dari narasumber dengan sebaik-baiknya. Ubah pola pikir dan tindakanmu hari ini untuk masa depan yang lebih baik," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bojonegoro, Arief Nanang Sugianto mengungkapkan bahwa antusiasme generasi muda Bojonegoro terhadap dunia kewirausahaan sangat tinggi. Hal ini terbukti dari total 215 pendaftar yang masuk dalam tahapan seleksi administrasi awal.
"Dari 215 pendaftar, kami melakukan seleksi ketat dan memilih 150 peserta terbaik yang tersebar dari 24 kecamatan. Selamat kepada adik-adik yang lolos. Kegiatan bootcamp ini bukan sekadar teori, tetapi 100% didesain berbasis praktikum langsung hingga menghasilkan produk yang siap bersaing," ujarnya.
Arief menjelaskan, program pelatihan ini akan berlangsung secara maraton mulai 27 Agustus hingga 9 September 2026. Selama tiga hari intensif di masing-masing lokasi, setiap kelompok peserta akan digembleng langsung oleh 6 mitra lembaga pelatihan profesional di berbagai bidang keahlian strategis.
"Target utama melahirkan wirausahawan muda baru (startup) serta memperkuat kapasitas pemuda yang sudah memiliki bisnis. Ketika bisnis mereka tumbuh dan berdaya, mereka dapat merekrut tenaga kerja lokal, sehingga membantu pemerintah daerah bermigrasi dari sektor informal ke formal dan menurunkan angka pengangguran di Bojonegoro," tambah Arief.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro memberikan fasilitas pelatihan ini sebagai pemicu awal (stimulus). Pengalaman para alumni menunjukkan bahwa jejaring bisnis (networking) antarpeserta terus terbangun secara mandiri hingga berkolaborasi mengembangkan usaha bersama pasca-pelatihan. (Andy/YY)
Editor :sitirahayu
Source : sigapnews.co.id