Seribu Peserta Ikuti Wisuda Metode Hirosati di Jember
Sekitar 1.000 wisudawan dan wisudawati mengikuti Wisuda Metode Hirosati (Dirosati) yang digelar di GOR PKPSO Kaliwates.
JEMBER - Sekitar 1.000 wisudawan dan wisudawati mengikuti Wisuda Metode Hirosati (Dirosati) yang digelar di GOR PKPSO Kaliwates, Kabupaten Jember, Minggu (25/1/2026).
Prosesi yang dimulai sejak pukul 08.48 WIB itu berlangsung khidmat dan menyedot antusiasme peserta serta keluarga dari berbagai daerah.
Pantauan di lokasi, para peserta tampak tertib mengenakan atribut wisuda. Suasana haru dan bangga mengiringi jalannya prosesi yang menjadi puncak capaian pembelajaran Al-Qur’an melalui metode Hirosati, sebuah pendekatan pembelajaran yang dikenal sistematis dan mudah dipahami lintas usia.
Wisuda ini tidak sekadar seremoni. Kegiatan tersebut menjadi penanda keberhasilan penerapan Metode Hirosati dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur’an secara terstruktur.
Rangkaian acara diawali pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan panitia, hingga prosesi wisuda yang berlangsung lancar tanpa kendala berarti.
Dalam kesempatan itu, hadir pula perwakilan TPO Wardatul Wathon Desa Tukum, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, sebagai bentuk dukungan dan sinergi antarlembaga dalam penguatan pendidikan keagamaan di tengah masyarakat.
Perwakilan panitia menyampaikan bahwa keterlibatan berbagai pihak menjadi kunci sukses kegiatan berskala besar ini.
“Wisuda ini adalah hasil kerja kolektif. Dukungan lembaga, relawan, pembimbing, dan keluarga peserta menjadi energi utama terselenggaranya acara dengan tertib dan khidmat,” ujar salah seorang panitia di sela kegiatan.
Sementara itu, Ustadzah Rochima menegaskan pentingnya kolaborasi lintas wilayah dalam mencetak generasi Qur’ani.
“Kehadiran perwakilan dari berbagai daerah menunjukkan komitmen bersama membangun sumber daya manusia yang berilmu dan berakhlak,” tegasnya.
Menurut panitia, Metode Hirosati dirancang untuk memudahkan peserta memahami bacaan Al-Qur’an secara benar melalui tahapan yang terukur. Keberhasilan meluluskan sekitar seribu peserta sekaligus dinilai sebagai capaian signifikan dalam pengembangan pendidikan Al-Qur’an berbasis metode.
Panitia berharap para wisudawan dapat mengamalkan ilmu yang diperoleh dan menjadi teladan di lingkungan masing-masing.
“Ilmu ini harus hidup di tengah masyarakat,” kata panitia.
Dengan suksesnya wisuda ini, Metode Hirosati diproyeksikan semakin dikenal luas dan berkontribusi nyata mencetak generasi Qur’ani unggul, berkarakter, dan berdaya saing.
Editor :Tim Sigapnews