Akibat Demo di Solo
Sejumlah Sarana Prasarana Milik Dinas Perhubungan (Dishub) Mengalami Kerusakan

Akibat Demo di Solo, Sejumlah Sarana Prasarana Milik Dinas Perhubungan (Dishub) Mengalami Kerusakan
SIGAPNEWS.CO.ID | SOLO -- Aksi demo bela driver ojek online (ojol) korban insiden kendaraan taktis (rantis) Brimob yang berlangsung ricuh dan meluas di Kota Solo pada Jumat (29/8/2025) mengakibatkan sejumlah sarana dan prasarana milik Dinas Perhubungan (Dishub) mengalami kerusakan.
Tercatat, hingga Sabtu (30/8/2025), ratusan water barrier hilang dan enam halte BST rusak, dan 17 titik CCTV mengalami blackout atau tidak bisa diakses.
"Water barrier dan barikade yang rusak dan hilang itu ratusan soalnya barangnya tidak ditemukan dan banyak dibakar. Lalu ada enam halte permanen yang rusak mulai dicopot pagarnya, corat-coret sampai perusakan LED. Selanjutnya ada 17 titik CCTV yang mengalami blackout," kata Kepala Dishub Solo, Taufiq Muhammad, kepada awak media, Sabtu siang.
Taufiq menambahkan saat ini telah menerjunkan sejumlah tim pemeliharaan untuk melakukan inventarisasi kerusakan sekaligus mengamankan sarana prasarana yang rusak.
Ihwal estimasi nominal kerusakan, Taufiq belum bisa memberikan informasi karena masih dalam tahap pendataan. Dia akan memberikan informasi setelah proses pendataan di lapangan selesai.
Menurut dia hilangnya water barrier membuat arus lalu lintas di sejumlah titik terganggu salah satunya di Jl. Jenderal Sudirman. Selain itu, kamera CCTV yang mengalami blackout tidak bisa diakses masyarakat.
"Jl. Jenderal Sudirman cukup semrawut karena barrier-nya tidak ada. Kami akan usahakan cari barrier yang lain untuk ditempatkan di sini," ungkap dia.
"Saya tadi juga sudah ditelepon masyarakat soal kenapa CCTV tidak bisa diakses," imbuh dia.
Taufiq berpesan kepada masyarakat agar melakukan penyampaian aspirasi dengan tertib dan sesuai aturan. Hal ini agar tidak menganggu masyarakat dan membuat fasilitas umum rusak.
Sementara itu pantauan Espos di kawasan Gladak, sejumlah petugas pemeliharaan Dishub Solo melakukan pembersihan terhadap sejumlah sarana dan prasarana yang rusak. Kemudian mereka mengangkutnya ke dalam truk.
Adapun sarana dan prasarana yang diangkut antara lain papan penunjuk jalan beserta tiangnya yang ambruk, rambu-rambu lalu lintas, water barrier yang rusak parah, dan sebagainya.
Sementara itu, arus lalu lintas di kawasan Gladak tampak terjadi perlambatan. Udara di kawasan ini juga berdebu yang disebabkan tanah-tanah yang berserakan di jalan dilewati banyak kendaraan.(Red)
Editor :sitirahayu
Source : sigapnews.co.id