Juri Libatkan Mapi Ciber Pungli Kab. Blitar
Carnival Budaya 2026 Hadirkan 30 Peserta Adu Kreativitas
Carnival Budaya 2026 Hadirkan 30 Peserta Adu Kreativitas, Juri Libatkan Mapi Ciber Pungli Kab. Blitar
SIGAPNEWS.CO.ID | BOJONEGORO -- Ribuan pasang mata warga tertuju di sepanjang jalan Desa Sawentar, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar. Suasana desa berubah meriah ketika Carnival Budaya 2026 digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Sebanyak 30 peserta ambil bagian dalam gelaran tahunan tersebut. Kreativitas peserta berpadu dengan antusiasme masyarakat yang memadati sepanjang jalur carnival. Sorak dan kemeriahan warga menjadi gambaran kuat bagaimana momentum kemerdekaan dirayakan melalui budaya dan kreativitas masyarakat.
Tak hanya menampilkan peserta carnival, kemeriahan juga diramaikan oleh sejumlah sound system dari berbagai daerah. Deretan sound system dengan nama yang telah dikenal masyarakat tampak berjajar di sepanjang jalan, menambah semarak suasana Carnival Budaya 2026 Desa Sawentar.
Bukan Sekadar Hiburan, Budaya Jadi Pesan Utama.
Di balik kemeriahan tersebut, Carnival Budaya 2026 membawa pesan tentang pentingnya menjaga persatuan dan keberagaman di tengah derasnya perkembangan zaman.
Dalam sambutannya, pihak Panitia menyampaikan bahwa kegiatan carnival tahunan tersebut menjadi salah satu sarana untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menumbuhkan semangat persatuan dan kesatuan masyarakat.
“Carnival tahunan ini diadakan untuk menjalin tali silaturahmi dan menumbuhkan semangat persatuan dan kesatuan. Kita juga ingin memupuk budaya dalam keragaman di era globalisasi agar tidak tergerus oleh kemajuan zaman,” disampaikan dalam sambutannya.
Pesan tersebut menjadi relevan di tengah perkembangan teknologi dan perubahan gaya hidup masyarakat. Budaya lokal dinilai perlu terus diperkenalkan dan dirawat agar tetap menjadi bagian dari kehidupan generasi mendatang.
Masyarakat Desa Sawentar juga diajak untuk terus mempertahankan kerukunan antarwarga. Kebersamaan dan suasana kehidupan yang damai disebut menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan desa yang aman dan nyaman.
“Mari kita bersama-sama menjaga kerukunan antarwarga dan masyarakat, sehingga Desa Sawentar tetap aman, nyaman dan masyarakat dapat hidup damai,” pesannya.
Ketua MAPI Siber Pungli Indonesia Turut Jadi Juri.
Menariknya, gelaran Carnival Budaya 2026 Desa Sawentar tidak hanya menghadirkan kemeriahan bagi masyarakat. Proses penilaian peserta juga melibatkan sejumlah tokoh dan unsur terkait.
Ketua MAPI Siber Pungli Indonesia, Sutrisno, S.H., beserta jajaran, hadir sebagai tamu kehormatan sekaligus turut dipercaya menjadi juri dalam carnival.
Selain itu, unsur dari Dinas Kebudayaan Kabupaten Blitar juga hadir dan terlibat dalam proses penjurian. Kehadiran unsur kebudayaan tersebut menjadi bagian penting dalam memberikan penilaian terhadap kreativitas serta unsur budaya yang ditampilkan para peserta.
Keterlibatan berbagai unsur dalam penjurian menunjukkan bahwa carnival tidak hanya menjadi tontonan masyarakat, tetapi juga menjadi ruang untuk mengapresiasi kreativitas dan keberagaman budaya yang ditampilkan peserta.
__Momentum Memperkuat Persatuan._
Carnival Budaya 2026 Desa Sawentar pada akhirnya bukan sekadar parade untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81. Kegiatan tersebut menjadi ruang perjumpaan masyarakat, tempat kreativitas ditampilkan, sekaligus momentum untuk memperkuat silaturahmi dan persatuan.
Antusiasme masyarakat yang memenuhi jalur carnival menjadi gambaran bahwa kegiatan berbasis budaya masih mendapatkan tempat di tengah masyarakat.
Semangat kemerdekaan pun tidak hanya diterjemahkan melalui upacara dan seremoni, tetapi juga melalui kebersamaan, kreativitas, serta upaya menjaga budaya agar tetap hidup di tengah perubahan zaman.
Dari Sawentar, pesan kemerdekaan kembali digaungkan: berbeda dalam kreativitas dan budaya, namun tetap bersatu dalam semangat kebersamaan.(Kris/AY)
Editor :sitirahayu
Source : sigapnews.co.id