STIH Jenderal Sudirman Lumajang Gelar Pelatihan Legal Drafting, Bekali Mahasiswa Kemahiran Hukum
STIH Jenderal Sudirman Lumajang kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak calon-calon praktisi hukum yang profesional melalui Pelatihan Kemahiran Hukum dalam Pembuatan Legal Drafting.
SIGAPNEWS – Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Jenderal Sudirman Lumajang kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak calon-calon praktisi hukum yang profesional melalui Pelatihan Kemahiran Hukum dalam Pembuatan Legal Drafting Kegiatan yang diselenggarakan pada Sabtu, 18 Juli 2026, di Aula STIH Jenderal Sudirman Lumajang ini diikuti oleh seluruh mahasiswa dan mahasiswi STIH Jenderal Sudirman dengan penuh antusias.
Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam bidang praktik hukum, khususnya kemampuan menyusun Legal Drafting sebagai salah satu keterampilan utama yang wajib dimiliki oleh setiap calon advokat, notaris, jaksa, hakim, maupun profesi hukum lainnya.
Acara diawali dengan sambutan dari Ketua Laboratorium Hukum STIH Jenderal Sudirman, Anton Sujatmiko, S.H., M.H. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa penguasaan teknik penyusunan dokumen hukum merupakan kompetensi yang tidak dapat dipisahkan dari dunia praktik.
"Seorang sarjana hukum tidak cukup hanya memahami teori dan peraturan perundang-undangan. Mereka juga harus mampu menuangkan analisis hukumnya ke dalam dokumen hukum yang baik, sistematis, dan memiliki kekuatan yuridis. Oleh karena itu, pelatihan Legal Drafting menjadi bekal penting bagi mahasiswa sebelum memasuki dunia profesi," ujarnya.
Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Ketua STIH Jenderal Sudirman Lumajang, Dr. Jati Nugroho, S.H., M.Hum. Beliau mengapresiasi terselenggaranya pelatihan tersebut sebagai bagian dari upaya kampus dalam meningkatkan kualitas lulusan agar mampu bersaing di dunia kerja.
Menurutnya, perkembangan dunia hukum menuntut lulusan perguruan tinggi tidak hanya menguasai aspek akademik, tetapi juga memiliki kemampuan praktis dalam menyusun berbagai produk hukum seperti surat kuasa, gugatan, perjanjian, legal opinion, somasi, hingga kontrak bisnis.
"Melalui kegiatan ini, kami berharap mahasiswa memiliki pengalaman praktik yang akan menjadi modal penting ketika terjun sebagai penegak hukum maupun konsultan hukum di masyarakat," ungkapnya.
Materi pelatihan disampaikan oleh Basuki Rahmad, S.H., M.Kn., seorang notaris yang membahas secara komprehensif teknik dan metode penyusunan Legal Drafting. Peserta mendapatkan pemahaman mulai dari dasar-dasar penyusunan dokumen hukum, teknik analisis fakta hukum, penggunaan bahasa hukum yang tepat, hingga penyusunan berbagai bentuk dokumen hukum yang sering digunakan dalam praktik.
Tidak hanya menerima materi secara teoritis, mahasiswa juga diajak melakukan simulasi penyusunan dokumen hukum serta berdiskusi mengenai berbagai permasalahan yang sering ditemui dalam praktik. Interaksi aktif antara pemateri dan peserta membuat suasana pelatihan berlangsung dinamis dan penuh semangat.
Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan selama sesi diskusi. Mahasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali pengalaman praktis dari pemateri sehingga memperoleh gambaran nyata mengenai tantangan profesi hukum di lapangan.
Melalui pelatihan ini, STIH Jenderal Sudirman Lumajang kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan hukum yang tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga pada penguatan keterampilan praktik. Diharapkan lulusan STIH Jenderal Sudirman mampu menjadi sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, serta memiliki kemampuan menyusun dokumen hukum secara tepat, sistematis, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, mahasiswa diharapkan semakin siap menghadapi tantangan dunia profesi hukum serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam penegakan
Editor :Tim Sigapnews