Usung ‘Green Empowerment
Mahasiswa KKN Unigoro Kelompok 21 Siap Transformasi Potensi Desa Kalirejo
Usung ‘Green Empowerment’, Mahasiswa KKN Unigoro Kelompok 21 Siap Transformasi Potensi Desa Kalirejo
SIGAPNEWS.CO.ID | BOJONEGORO -- Pengabdian kepada masyarakat kini tidak lagi dipahami sekadar sebagai rangkaian kegiatan seremonial, melainkan sebagai proses transformasi sosial yang berbasis ilmu pengetahuan, kolaborasi, dan pemberdayaan.
Berangkat dari paradigma tersebut, Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Kolaboratif Universitas Bojonegoro (Unigoro) Kelompok 21 Tahun 2026 mengusung tema besar “Green Empowerment Kalirejo” sebagai kerangka konseptual pelaksanaan program di Desa Kalirejo, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro.
?Tema tersebut merepresentasikan komitmen kuat mahasiswa dalam mengintegrasikan nilai-nilai akademik dengan potensi lokal melalui pendekatan pembangunan yang berorientasi pada keberlanjutan (sustainable development).
Dengan menempatkan masyarakat sebagai subjek pembangunan, program KKN diarahkan untuk memperkuat kapasitas sosial, ekonomi, dan lingkungan desa melalui inovasi yang adaptif serta partisipatif.
?Berdasarkan analisis profil wilayah yang dipetakan oleh Kelompok 21, Desa Kalirejo memiliki karakteristik geografis dataran rendah yang menyimpan potensi besar di sektor pertanian, peternakan, perkebunan, hingga pengelolaan sumber daya air.
Potensi melimpah inilah yang menjadi basis penyusunan program kerja yang diselaraskan dengan kebutuhan riil masyarakat setempat.
?Dalam implementasinya di lapangan, mahasiswa KKN menargetkan sejumlah capaian strategis.
Di antaranya meliputi peningkatan partisipasi aktif warga dalam pembangunan, penguatan kapasitas pelaku UMKM dan pos ekonomi lokal, peningkatan literasi pendidikan anak, penguatan kesadaran pelestarian lingkungan, digitalisasi sistem informasi desa, hingga revitalisasi budaya gotong royong sebagai modal sosial pembangunan.
?Pendekatan Green Empowerment yang diusung ini tidak hanya menitikberatkan pada aspek ekologi, melainkan memandang keberlanjutan sebagai integrasi utuh antara pertumbuhan ekonomi, penguatan kelembagaan warga, dan peningkatan kualitas SDM.
?Ketua KKN Unigoro Kelompok 21, Juanto Dwi Seto, menegaskan bahwa tema Green Empowerment Kalirejo merupakan manifestasi dari tanggung jawab akademik mahasiswa dalam menerapkan ilmu pengetahuan untuk menjawab kebutuhan riil di tingkat akar rumput.
?”Kuliah Kerja Nyata merupakan ruang aktualisasi keilmuan sekaligus laboratorium sosial bagi mahasiswa. Karena itu, seluruh program kami disusun berdasarkan pemetaan potensi desa, identifikasi kebutuhan masyarakat, serta prinsip pembangunan berkelanjutan. Kami ingin memastikan bahwa setiap kegiatan yang dilaksanakan memiliki relevansi akademik sekaligus memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat, bahkan setelah masa KKN berakhir,” ujar Juanto Dwi Seto. Sabtu (27/06/2026).
?Ia menjelaskan lebih lanjut bahwa indikator keberhasilan KKN tidak semata-mata diukur dari kuantitas program fisik yang diselesaikan, melainkan dari sejauh mana program tersebut mampu membangun kapasitas kemandirian masyarakat pasca-kegiatan.
?”Kami ingin menghadirkan model pengabdian yang menempatkan masyarakat sebagai mitra sekaligus pelaku utama pembangunan. Mahasiswa hadir bukan untuk menggantikan peran masyarakat, tetapi menjadi fasilitator yang mendorong lahirnya inovasi, memperkuat kolaborasi, serta mengoptimalkan potensi lokal agar mampu menjadi kekuatan pembangunan desa yang berkelanjutan,” tambahnya.
?Melalui slogan “Berkarya Nyata, Berdampak Bersama”, KKN Unigoro Kelompok 21 berkomitmen menghadirkan skema pengabdian yang tidak hanya menghasilkan luaran program di atas kertas, tetapi memicu perubahan sosial yang positif.
Sinergi yang kokoh antara dunia kampus, jajaran pemerintah desa, dan elemen pemuda setempat diharapkan menjadi pilar utama untuk mewujudkan Desa Kalirejo yang lebih mandiri, produktif, berwawasan lingkungan, serta berdaya saing tinggi.(Andy/YY)
Editor :sitirahayu
Source : sigapnews.co.id