Sinyal Tegas Evakuasi Proyek BKKD
Sidak Jembatan Ngablak Menguat Wabup Turunkan Tim Lengkap
Sidak Jembatan Ngablak Menguat Wabup Turunkan Tim Lengkap, Sinyal Tegas Evakuasi Proyek BKKD
SIGAPNEWS.CO.ID | BOJONEGORO – Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, di lokasi proyek jembatan Desa Ngablak, Kecamatan Dander, dilakukan bersama tim gabungan lintas instansi. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menindaklanjuti proyek yang dinilai mengalami keterlambatan.
Dalam sidak tersebut, turut hadir unsur dari pemerintah desa, jajaran Kecamatan Dander, serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Selain itu, tim dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga dan Inspektorat Kabupaten Bojonegoro juga ikut melakukan peninjauan langsung di lapangan.
Kehadiran mereka tidak hanya sebatas mendampingi, tetapi untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap progres pekerjaan yang disebut-sebut mandek. Di hadapan tim, Wabup Nurul Azizah menegaskan bahwa proyek jembatan yang bersumber dari Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) tidak boleh dikerjakan secara asal-asalan.
“Ini bukan hanya soal cuaca atau kendala teknis. Kita ingin tahu di mana letak persoalannya, apakah di perencanaan, pelaksanaan, atau pengawasan. Semua harus terbuka,” tegasnya.
Ia juga meminta seluruh pihak yang terlibat, baik pelaksana maupun pengawas, bertanggung jawab penuh atas keterlambatan yang terjadi.
Tim dari PU Bina Marga diminta segera melakukan audit teknis lapangan, termasuk mengevaluasi kelayakan konstruksi awal yang telah dikerjakan. Sementara itu, Inspektorat ditugaskan menelusuri kemungkinan adanya kelalaian administratif hingga potensi penyimpangan dalam pelaksanaan proyek.
Langkah ini dinilai sebagai sinyal kuat bahwa Pemerintah Kabupaten Bojonegoro tidak mentolerir proyek desa yang dikerjakan tanpa perencanaan dan pengawasan yang baik. Terlebih, jembatan tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat setempat yang kini justru terganggu akibat terhentinya pembangunan.
Sejumlah warga yang berada di lokasi berharap sidak ini tidak berhenti pada peninjauan semata. Mereka mendesak adanya langkah konkret, mulai dari penjadwalan ulang pekerjaan, pemberian sanksi kepada pihak yang lalai, hingga percepatan penyelesaian proyek secara terukur.
Dengan turunnya tim lengkap dari berbagai instansi, publik kini menanti hasil nyata: apakah proyek jembatan di Desa Ngablak akan segera dilanjutkan dan rampung sesuai target, atau justru mengungkap persoalan baru terkait lemahnya pengawasan proyek di tingkat desa.(Tim)
Editor :sitirahayu
Source : sigapnews.co.id